Poker Online

Curhatan Unik Admin Situs Judi Poker Online Terbaru 2019

Ada sebuah kisah nyata, tentang curhatan unik admin situs poker online terbaru 2019 yang cukup memberi hiburan pembaca kali ini. Usai melewati perumahan mewah Bogor Nirwana Residence, Bogor, Jawa Barat, kemudian hotel dan lokasi wisata. Sampailah di sebuah area niaga kecil berbentuk jejeran lokasi tinggal toko (ruko) warna-warni di ujung jalan. Kami telah tiba di tujuan.

Hanya dua gedung ruko yang tampak aktifitasnya. Sisanya, bangunan kosong dan tidak terawat. Di di antara ruko tersebutlah praktik perjudian daring alias judi online beromset miliaran rupiah pernah dioperasikan. Dikelola oleh perusahaan judi bertaraf internasional, IDNPLAY.

Meski bangunannya sudah diblokir rapat-rapat oleh pihak kepolisian, Harie masih ingat betul momen pahit menjelang penyegelan kantor tersebut. Harie yang kala tersebut bertugas sebagai admin IDNPLAY jaringan Manila, Filipina, ditangkap bareng rekan-rekannya yang lain ketika polisi menggerebek kantornya.

Kisah Curhatan Unik Admin Situs Judi Poker Online Terbaru 2019

Di suatu pagi pada pertengahan 2016, sesudah berbulan-bulan bekerja serabutan, Harie mendapat peluang wawancara kerja di suatu perusahaan teknologi informasi (IT) di area Sudirman, Jakarta. Pekerjaan tersebut telah dinanti-nanti. Kebetulan, Harie mempunyai bekal sertifikat dan empiris di bidang tersebut. Namun, belum sempat namanya dipanggil guna prosesi wawancara, telepon genggamnya berdering.

Suara wanita dari sambungan telepon tersebut memintanya guna segera menjemput dan dikirimkan ke area Bogor Nirwana Residence (BNR), Bogor Jawa Barat. Harie mengiyakan. Tanpa memperdulikan rencana wawancara, dirinya tancap gas meninggalkan kantor tersebut. Dia segera menjemput wanita yang menghubunginya dan mengarah ke Bogor.

“Pacar gue yang nelpon. Dia mohon dianterin ke BNR Bogor, bikin wawancara kerja di sana,” kenang Harie saat mengobrol dengan Medcom Files di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat, 6 Juli 2018. Saat menantikan sang kekasih diwawancara, di ruang tunggu Harie bertemu seorang lelaki berkebangsaan Filipina, FR.

Singkat cerita, ditengah pembicaraan itu, FR meminta Harie guna ikut melamar bekerja di sana. Usai mengobrol soal keahliannya dengan FR, tanpa tidak sedikit proses, Harie langsung diminta bekerja saat tersebut juga. Tawarannya ialah gaji Rp4 juta perbulan. Belum lagi suguhan fulus bonus yang dapat berlipat ganda.

Kepada Harie tadinya FR menyatakan kantor itu bergerak di bidang bisnis game online. Namun, tak lama FR menyatakan bahwa bisnis ini bergerak di bidang perjudian. Dia pun mengaku sebagai orang yang mengendalikan bisnis perjudian IDNPLAY langsung dari Filipina. “Awalnya gue nolak. Tapi sebab ditawari kerja instan, jadinya gue enggak mikir dua kali,” ujar Harie

Harie direkrut menjadi admin IDNPLAY. Tugasnya, mengoleksi data dan nomor kontak pemain yang pernah bergabung di situs-situs judi online lainnya. Setelah terkumpul, data tersebut diserahkan kepada unsur telemarketing guna dihubungi dan disuruh bermain judi, melewati sambungan telepon atau software pesan laksana We Chat dan Whats App.

Apabila sepakat, semua pemain lumayan mendaftar, memenuhi dan menambah (top up) sisa deposit, dan taruhan dapat segera dimulai. Saat mendaftar, pemain judi bakal dimintai data berupa nama, nomor telepon, alamat email dan nomor rekening. Top up sisa untuk modal bermain dapat Rp100 ribu sampai puluhan juta rupiah. Kemudian pelanggan dibuatkan identitas IDNPLAY untuk mengawali taruhan.

Pemain yang telah terdaftar dan mempunyai saldo minimum bakal disajikan sekian banyak macam permainan judi. Dari baccarat, poker, koprok, roulette, blackjack, kiukick, pacu kuda, sampai taruhan pertandingan olahraga lainnya yang disajikan secara online. poker resmi menjadi favorit. Dari situ Harie menikmati derasnya aliran dana dari judi.

Menurutnya, perusahaan IDNPLAY di Indonesia dapat menghasilkan sedikitnya Rp1 miliar perhari. Belum lagi andai ada ajang poker resmi bergengsi, seperti WSOP, pertandingan di turnament elite dunia, deviden yang didapatkan dapat mencapai Rp3 miliar perhari. Terlebih ajang turnament dunia.

Hal tersebut dinilai wajar. Pasalnya, IDNPLAY diduga sudah menggaet puluhan sampai ratusan ribu pelanggan di Indonesia, dengan nilai top up sisa yang lumayan tinggi. Apalagi dengan nama besar yang telah dimilikinya.

“Banyak pun pemain yang berani bertaruh sampai puluhan juta. Biasanya tersebut pejabat-pejabat,” ungkapnya.

Soal deviden judi, Director of Integrity at Betting and Sports Data Analysts Sportradar, Darren Small, pernah menelitinya. Setiap tahun, kata Darren, pekerjaan ini dapat menghasilkan dana sampai US$700 milyar pertahun. Itu juga belum tergolong pasar judi illegal yang tersebar di tidak sedikit negara. Totalnya bisa-bisa menjangkau US$1 triliun pertahun. Dan, 70 persen keuntungan didapatkan dari taruhan poker resmi alias judi bola.

Comment here